Kondisi Kuburan Berlumpur dan Masih Berdinding Terpal, Keluarga Almarhum Wabup, Keluarkan Surat Terbuka untuk Pemda Pegubin

Pemerintah Pegunungan Bintang diminta secepatnya menyikapi Kematian Alm.Piter Kalakmabin A.Md Wakil Bupati Pegunungan Bintang.

OKAOM (SIWARWENG.COM) — Dari Surat terbuka yang di terima, media siwarweng, Jumat 26/11/2021. Keluarga besar Oksop-sebang, selaku keluarga  Almarhum Bapak Piter Kalakmabin, A.Md, Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Periode 2020-2025.  Memintah pemerintah Pegubin menindaklanjuti, janjinya terkait perhatian Pemerintah Daerah kepada almarhum Wakil Bupati Piter Kalakmabin beserta keluarga yang di tinggalkannya.

Menurut keluarga,pihaknya kecewa terhadap sikap yang ditunjukan pemerintah Daerah Pegunungan Bintang Sejak gugurnya Almarhum Wabup, hingga saat ini.

Keluarga menilai Pemda tidak pernah menunjukkan sikap turut belasungkawa atas meninggalnya wakil Bupati aktif itu.

“Kami benar-benar kecewa dan menyesal dengan sikap Pemda Selama hampir 30 hari menjelang 40 hari 40 malam”

Disela,suasana duka yang kami alami, tidak pernah satupun kepala SKPD atau pejabat Daerah lainnya  mengunjungi kami.Dengan demikian Masyarakat Oksop-sebang selaku keluarga duka berharap, pada momen 40 hari Pemda turut hadir dan memberikan penjelasan atas gugurnya wakil Bupati.

“Kami tunggu pemerintah daerah membawa kabar baik tentang gugurnya  Bapak kami, dengan hati dan kepala dingin.sebab dimata keluarga, almarhum adalah sosok yang tidak punya dendam dengan siapapun di Peg.Bintang bahkan Papua.

Kepada pemerintah Kabupaten pegunungan bintang, ada apa dibalik semua ini sehingga setelah almarhum  dimakamkan dan dibiarkan begitu saja hingga hari ini? Apakah Bapa piter adalah penjahat bagi Pemda dan masyarkat Pegunungan Bintang? Jika ada,  Di mana  jejak kejahatannya?.

Setelah menerima surat terbuka tersebut tim siwarweng langsung mengkonfirmasi hal itu kepada salah satu tokoh masyarakat di wilayah Oksopsebang itu dan dirinya membenarkan surat terbuka tersebut.

Tokoh masyarakat yang tidak ingin namanya di publish itu,menuturkan hingga saat ini,Pemda  datang buang begitu saja dan pergi mengurus kepentingan politik, kepentingan jabatan dan kekuasan. tidak Ada sedikitpun penghargaan atas pengabdian bapa Piter bagi tanah Aplim-Apom ini, padahal menurutnya, Almarhum Piter kalakmabin adalah 02 Pegunungan Bintang yang masih aktif.  Namun dibiarkan kondisi kuburannya berlumpur dan  masih berdinding terpal” Ujarnya.

Melihat kondisi itu sebagai keluarga almarhum tidak menerima hal ini. Kami berharap sebelum 40 hari  kuburan Almarhum wakil bupati , dibuat selayaknya seperti Almarhum pejabat lainnya di dunia ini.

Berikut Isi surat terbuka :

✓ *SEBELUM KUBURAN BAPAK Almarhum  WAKIL BUPATI KAB.PEG.BINTANG DI BUAT LAYAK SEBAGAIMANA BIASANYA SEPERTI PEJABAT LAINNYA, 40 HARI TIDAK BISA DIADAKAN ! BAIK DI MANAPUN ITU*

✓ *APABILA PERMINTAAN KAMI TIDAK DIINDAHKAN OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG,MAKA  KAMI TIADAKAN 40 HARI 40 MALAM, PALANG KANTOR BUPATI DAN KANTOR-KANTOR DI OKSIBIL. KAMI MOBILISASI MASA UNTUK MENUNTUT PEMDA PEGBIN MENGUSUT TUNTAS MOTIF PEMBUNUHAN BAPAK WAKIL BUPATI KAB.PEG.BINTANG*

JIKA INIPUN TIDAK DIINDAHKAN OLEH PEMDA, *KAMI AKAN PIMPIN MOGOK SIPIL DI WILAYAH PEGUNUNGAN BINTANG*.

Salam *Kebenaran, keadilan, dan kasih dari kami Keluarga besar Oksopsebang*.

Sumber : Keluarga Duka

Penulis : Meky Uropmabin
Admin  : Siwarweng.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *